![]() |
| pict by pinterest |
Bagai raut wajah yang berusaha tersenyum saat hati merasa gundah
Layaknya tebing yang dideru ombak, tapi ia tak pernah marah
Seperti itulah saat ini
.
Aku mendengarkan semua kata yang kamu ucap
tegas penuh yakin
membuat siapa yang mendegar akan terheran
dan aku,
tanpa sadar menahan oksigen yang harus kuhirup
.
Secercah bahagia datang mengobati luka
menyembuhkan perih
menutup ruang kecewa yang terbuka
tapi itu tidaklah lama
harap, cemas datang bertamu
menguatkan dan melemahkanku
Membuat pertengkaran
antara hati dan pikiran
menjadi resah berkepanjangan
.
Aku sering mendengar
perbedaan itu indah
membuat hidup lebih berwarna.
Tapi, kali ini aku tidak sekata
perbedaan menjadi penghalang
antara aku dan kamu
menahan langkah
mematikan rasa
.
Aku tak berharap perpisahan menjadi penghujung
dari semua permulaan yang tak biasa
ku katakan pada Tuhan
aku mulai menyayangimu
ku adukan padaNya
aku takut kehilanganmu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar