pict by google
Berapa ribu lagi ku ceritakan tentang rasa
rasa yang belum pernah ku rasa
hingga rasa yang dulu pernah ada
lelucon anak remaja
dalam ramai hilir mudik kendaraan
tiba-tiba
ku teringat memori dimana dia
untuk yang pertama
dan mungkin yang terakhir
mengantarkan diri kembali ke tempat penghuni
dalam nuansa dingin yang mengiris
membawa pesan yang pasti
bahwa ini akan menjadi kenangan terpahit
semua seperti mimpi
yang indah hanya dalam sedetik
dan sirna tanpa tilas
sendu memang
tapi
hidup ini tetap berjalan
meski luka tak mau pergi
dan kenangan yang selalu menghantui
dimana lagi kutemukan diri
yang kusanjung tanpa diminta
yang dicinta tanpa memaksa
kali ini
aku mulai hati-hati
menjatuhkan diri pada mereka sang pencuri hati
agar tak berakhir abu
agar aku melupakan sendu
dia,
dimana?




