Jumat, 26 Mei 2017

Lonely

pict by google

Masih tentang senja yang membawa luka
kali ini,
langkah kaki menuntun pada sesuatu
tapak demi tapak menilas diatas tanah
terik mentari mulai bersahabat
dan debu lembut menyapa wajah
Aku terengah pada satu hal
yang membawa rasa penasaran
menggugah niat yang kuat
untuk menatap
untuk mencapai titik tertinggi
tiba pada tujuan
apa yang berada?
kulihat bagian kecil lukisan Tuhan
indah berwarna kuning keemasan
batu menjulang
seperti menara dikota besar
terbentuk oleh mereka yang bersahabat
yang menyapu
yang membakar
yang menekan
dan yang menggetarkan
tak tergambarkan
kucari kebahagiaan
dari sesuatu yang ramai
diatas sana
ditempat terdekat
pada sang surya
yang terbit
dan tenggelam
tapi,
tak ada kata yang terucap
dari mereka yang banyak bicara
aku masih berdiri tegak
diatas puncak tertinggi
SEPI


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tidak Punya Malu

Pict by Pinterest Tentang perjalanan hidup yang tidak pernah kita ketahui akan seperti apa, tapi masih bisa direncanakan dengan baik m...